Posted By Edi Sutanto
Cara Budidaya Ikan Lele dan Tekniknya (Lengkap)

EdiSutanto.com – Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulo Jawa. Selain untuk kebutuhan bisnis, peternakan ikan lele juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri, misalkan untuk lauk pauk sehari hari.

Di Indonesia sedikitnya ada 5 jenis ikan lele yang potensi untuk di perdagangkan, antara lain:

  • Lele Lokal (Clarias Batracus)
  • Clarias Melanoderma
  • Lele Kembang (Clarias Tetysmanni)
  • Lele Lindi (Clarias Niewhufi)
  • Clarias Leichantur

Diantara jenis ikan lele tersebut yang paling terkenal adalah Clarias Leichantur (Lele lokal). Sejak tahun 1986 telah datang ke Indonesia jenis ikan lele yang dikenal dengan nama Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) yang berasal dari negara Taiwan. Sejak saat itu ikan lele jenis ini banyak di budidayakan karena memiliki pertumbuhan yang cepat.

Ciri-ciri dari lele Dumbo adalah geraknya yang agresif dan memiliki garis hitam di badannya. Memiliki pertumbuhan yang cepat serta tidak mudah terserang penyakit, jenis lele ini banyak di kembangkan oleh masyarakat Indonesia.

Sistem pendistribusian yang mudah, ikan lele sangat cocok untuk di budidaya, sehingga dapat menghasilkan omset yang menjanjikan untuk para petani ikan ternak.

Sepintas terlihat mudah ya didalam ternak ikan lele, tapi meskipun begitu kamu juga harus tau hal-hal apa saja yang harus dikerjakan dan tidak dikerjakan disaat kamu akan terjun di dunia budidaya ikan khusunya lele. Karena jika kamu tidak mengerti dengan teknik ternak ikan lele semuanya akan berantakan, baik dari teknik sebelum pembibitan, perawatan sampai pada proses panen, kamu harus tahu ilmunya. Disini saya akan coba jelaskan bagaimana cara yang baik untuk berbudidaya ikan lele sampai berhasil.

Cara Budidaya Ikan Lele dan Tekniknya (Lengkap)

Budidaya Ikan Lele
Gambar Budidaya Ikan Lele dari : https://diskan.bulelengkab.go.id/artikel/cara-budidaya-lele-dengan-sistem-bioflok-97

Apa saja persiapan untuk kamu yang ingin berbudidaya ikan Lele :

  • Budidaya ikan lele dapat dilakukan di areal tanah dengan ketinggian 1 meter – 800 meter dpi. Persyaratan lokasi baik air dan kualitas tanah tidak terlalu spesifik, karena dengan adanya teknologi yang memadai seperti pengaturan suhu air budidaya masih bisa dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas 800 m dpi.
  • Sumber air untuk kolam bisa menggunakan aliran irigasi, air sumur atupun air hujan yang sudah dikondisikan seperti ditampung terlebih dahulu.
  • Adapun parameter air yang baik untuk ternak ikan lele adalah :
  1. Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32 derajat Celsius. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan, nafsu makan serta kelarutan oksigen dalam air.
  2. PH air yang ideal berkisar antara 6-9.
  3. Oksigen terlarut didalam air harus lebih besar dari 1 mg/l.

Teknik Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele baik pembenihan maupun pembesaran dapan dilakukan di kolam tanah, bak tembok, bak plastik, bak terpal, bak spanduk, dll. Pelaksanaan budidaya sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran, yang perlu diperhatikan adalah tentang persiapan kolam tersebut, yang meliputi:

1. Persiapan Kolam Tanah (tradisional)

Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari, pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam. Dinding kolam diperkeras bisa dengan memadatkannya seperti dipukul pukul dengan menggunakan balok kayu, agar keras dan padat supaya tidak bocor. Bisa juga dengan bambu yang di tancapkan mengelilingi dinding kolam agar terhindar dari runtuhan tanah.

Pemopokan pematang untuk kolam tanah untuk meninggikan dan menutupi dari kebocoran. Untuk mempermudah pemanenan, di sekitar areal bisa diberikan bak khusus atau kubangan.

Baca juga : Resep Jitu Umpan Galatama Lele

Kemudian memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada tingkat keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak dan juga sebaliknya, untuk kadar tanah yang sudah cukup baik, pemberian kapur cukup sekedar saja untuk memberantas hama dan penyakit yang memungkinkan terdapat di kolam.

Lakukan pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500-700 gram/m2, urea 15 gram/m2, SP3 10 gram/m2, NH4N03 15 gram/m2.

Pada pintu pemasukan air dan pengeluaran air dipasang penyaring, kemudian bisa dilakukan pengisian air kolam. Biarkan kolam selama 7-14 hari guna untuk menormalkan kualitas air dan memberikan tumbuhnya makan alami.

2. Persiapan Kolam Tembok

Untuk persiapan kolam tembok tidak jauh berbeda dengan kolam tanah, hanya saja kolam tembok dibuat permanen dengan adukan pasir dan semen, dan pemberian air bisa dilakukan dengan air sumur atau air irigasi jika memungkinkan.

3. Persiapan Kolam Plastik, Terpal

Cara ini juga tidak jauh berbeda dengan teknik persiapan kolam diatas, hanya saja media yang digunakan dari plastik atau terpal.

Mungkin cara pembuatannya, kamu bisa olah bagian dasar dengan memberikan pupuk kompos atau kotoran kandang ayam untuk membuat makan alami ikan lele. Tutup semua sekeliling kolam dengan plastik atau terpal dengan kuat, buatkan kerangka dan tiang-tiang untuk ikatan pada plastik. Jika lahan sudah siap, berikan air sampai kedalaman 60-100 cm dan tunggu 7-14 untuk proses pembuatan makanan secara alami.

Teknik Pemilihan Benih / Bibit Ikan Lele

Teknik Memilih Bibit Ikan Lele
Teknik Memilih Bibit Ikan Lele, gambar dari : https://www.tokopedia.com/bmymufishshop/bibit-lele-ukuran-6-7-cm-per-1-000-ekor

Poin ini juga sangat penting dalam budidaya dan menjadi penentu dari hasil panen nanti. Bayangkan saja jika kamu tidak bisa memilih bibit yang bagus untuk di tebar, maka hasil panen pasti akan buruk, karena kemungkinan yang terjadi jika kamu tidak bisa memilih bibit lele :

  • Bibit akan mudah mati
  • Bibit jika tidak sama besar akan saling memangsa
  • Sampai dengan panen tiba persentase hidup akan kecil

Bagaimana caranya mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan mengetahui bibit ikan lele yang baik, seperti :

  • Pilih bibit yang sehat, dengan ciri-ciri: aktif banyak gerak, tidak ada cacat di seluruh tubuh.
  • Pilih bibit yang ukurannya sama besar

Jika kamu masih awam dengan pembibitan ikan lele, minimal poin diatas harus kamu tau.

Teknik Penebaran Benih Pada Budidaya Ikan Lele

Penebaran Benih ikan lele sebaiknya dilakukan pada waktu pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih di lakukan penyesuaian suhu (aklimatisasi) dengan cara memasukkan air kolam sedikit demi sedikit kedalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah menyesuaikan dengan kondisi air dengan sendirinya akan keluar dari kantong (wadah). Angkut benih menuju kolam dan taruh secara perlahan. Jumlah bibit lele yang bagus adalah 60-80 ekor/m2, dengan ukuran 5-8cm.

Contoh lahan seluas 2×3 meter, maka estimasi jumlah bibit yang baik adalah 6×80 = 480 ekor.

Baca juga : Kumpulan Umpan Ikan Lele Sederhana Tapi JITU

Teknik Pemberian Pakan Ikan Lele

Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pelet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan dikolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kaki setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat kamu buat dalam bentuk pelet. Cara tersebut untuk mensiasati dari pembelian pakan yang terus menerus. Sehingga budget yang kamu siapkan akan lebih kecil dari yang seharusnya kamu keluarkan.

Waktunya Pemanenan Budidaya Ikan Lele

Ikan lele akan mencapai ukuran konsumsi yang pas setelah dibesarkan selama kurang lebih 130 hari, dengan bobot antara 200-250 gram/ekor dengan panjang 15-20cm. Dengan ukuran tersebut biasanya ukuran yang banyak di sukai oleh masyarakat untuk konsumsi, karena ukuran ini sangat menentukan pasar, jika terlalu besar akan sulit untuk dipasarkan begitu juga terlalu kecil.

Kelebihan Budidaya Ikan Lele

Budidaya ikan lele menjadi ternak ikan yang paling dicari karena :

  • Dapat dibudidayakan dilahan dan sumber air yang terbatas
  • Jenis ikan yang tidak mudah mati
  • Teknik budidaya relatif mudah di kuasai masyarakat
  • Pakan masih bisa disiasati dengan buatan sendiri
  • Pemasaran relatif mudah
  • Permodalan yang dibutuhkan relatif rendah
  • Keuntungan dari panen menjanjikan

Semoga informasi ini bermanfaat, dan sukses untuk kamu yang ingin memcoba dengan bisnis Budidaya Ikan Lele.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *