Budidaya Ikan Mujair

Budidaya Ikan Mujair Murah di Kolam Terpal

Diposting pada

EdiSutanto.com – Kebutuhan akan ikan mujair masih terus meningkat, meski saat ini sudah banyak dikenal ikan air tawar lain sebagai bahan konsumsi. Apalagi dengan kondisi bahwa mujair dapat hidup dengan mudah di kondisi kolam yang bagaimanapun.

Jika sebelumnya membudidayakan ikan harus di kolam tanah atau kolam semen, saat ini tidak lagi. Dengan biaya lebih terjangkau Anda dapat memelihara ikan mujair di kolam terpal.

Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Apa yang dimaksud dengan kolam terpal? Kolam yang bagian dinding dan alasnya terbuat dari bahan plastik atau terpal. Anda dapat menemukan terpal ini sebagai penutup kolam tanah atau pengganti semen. Namun, dapat pula kolam yang dibangun di atas tanah dengan tiang-tiang di bagian ujunganya sehingga terpal dapat diletakkan dan membentuk sebuah kolam. Yang pasti, budidaya ikan mujair di kolam terpal hampir sama dengan kolam biasa. Anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini!.

Menyiapkan Kolam Terpal

Langkah pertama budidaya ikan mujair adalah menyiapkan kolam terpal.

  • Buat kolam tanah dengan ukuran yang diinginkan
  • Siapkan terpal plastik yang tebal agar tahan lama
  • Siapkan 4 batang bambu dan letakkan pada bagian sudut kolam. Bambu ini digunakan untuk menahan agar terpal nantinya tidak menutup atau jatuh ketika diberi air.
  • Tutup seluruh permukaan kolam dengan terpal yang sudah disiapkan.
  • Keringkan kolam yang sudah dibuat selama 2 sampai 3 minggu.
  • Isi kolam dengan air secara bertahap hingga mencapai ¾ volume kolam secara keseluruhan.
  • Diamkan kolam yang sudah diisi air selama sekitar seminggu, barulah Anda menebarkan benih yang sudah disapkan.

Penyebaran Benih Ikan Mujair

Setelah Anda mempersiapkan kolam, dengan ukuran minimal 3 x 4 x 1, 2 meter tahap selanjutnya, yaitu pembibitan atau penebaran benih ke kolam. Sama dengan pemijahan ikan lain, Anda harus memilih benih yang berkualitas. Benih ini Anda dapat beli di ternak ikan mujair yang sudah cukup besar atau di lembaga penelitian dan pengembangan perikanan. Ciri bibit mujair yang berkualitas, yaitu:

  • Ukuran bibit sama
  • Warna bibit sama
  • Bibit atau benih tidak mempunyai cacat atau luka fisik di tubuhnya
  • Benih yang dibeli dapat bergerak aktif.

Tebarkan benih dengan kepadatan sekitar 200 sampai 300 ekor dengan ukuran kolam yang telah disebutkan. Jangan lupa beberapa jam sebelum benih dimasukkan ke dalam kolam, biarkan benih beradaptasi di wadah lain dengan air dari kolam.

Perawatan dan Memberi Makan Ikan Mujair

Langkah berikutnya setelah menebarkan benih ikan mujair adalah perawatan. Perawatan ini terdiri dari dua kelompok, pemberian makan dan penggantian air secara berkala. Agar ikan mujair yang dipelihara tumbuh besar dengan cepat, Anda harus memperhatikan umpan ikan mujair sebaiknya mengikuti aturan ini.

1. Aturan Pakan Ikan Mujair

  • Pakan bentuknya padat yang butirannya disesuaikan dengan ukuran ikan.
  • Pakan sedapat mungkin harus mnegandung 25% protein, 30% lemak, dan 15% karbohidrat.
  • Ikan diberi makan dua hari sekali, saat pagi dan sore.
  • Untuk kepadatan ikan yang ditebarkan pada contoh, diperlukan 1 – 2 kg pelet atau pakan setiap satu kali makan. Konsentrasi pakan dinaikkan sesuai ukuran ikan.
  • Di kolam dapat juga ditanami eceng gondok agar suhu kolam lebih sejuk. Tanaman ini juga berguna memberi pakan tambahan pada ikan.

2. Penggantian Air Kolam

Sebagai makhluk hidup, ikan mujair bisa saja terkena hama dan penyakit. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan melakukan penggantian air secara rutin. Agar hasil budidaya ikan mujair optimal, Anda sebaiknya mengganti air sekitar 2 sampai 3 minggu sekali.

Itulah 4 hal yang harus diperhatikan ketika Anda memutuskan budidaya ikan mujair dengan kolam terpal. Yang pasti, Anda tidak perlu menunggu waktu lama untuk panen ikan yang dipelihara. Ikan mujair sudah siap dipanen ketika berusia 3 sampai 4 bulan. Semoga sukses!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *