Budidaya Ikan Bawal

Siapkan Ini Untuk Budidaya Ikan Bawal

Diposting pada

EdiSutanto.com – Ikan bawal semakin digemari sebagai ikan yang dikonsumsi. Padahal, ikan ini awalnya masuk ke Indoesia sebagai ikan hias lho! Mungkin karena warnanya yang unik ya? Ada warna merah di tubuhnya.

Seiring dengan semakin banyak konsumsi ikan bawal. pembudidayaannya juga semakin banyak dilakukan. Penjual tidak lagi mengandalkan hasil tangkapan ikan bawal dari habitat aslinya. Apalagi ikan bawal yang banyak dijadikan konsumsi memang merupakan ikan tawar. Tentunya akan lebih mudah menyiapkan budidayanya.

Persiapan Budidaya Ikan Bawal

Sebelum melangkah ke budidaya ikan bawal, ada beberapa yang harus kamu siapkan terlebih dahulu. Ini dia di antaranya.

1. Menyiapkan Modal Usaha

Hampir tidak ada usaha yang tidak memerlukan modal, baik dalam bentuk dana atau uang dan lainnya. Modal usaha budidaya ikan bawal yang paling utama adalah mental usaha.

Kamu harus siap bekerja keras. Mengapa? Karena tidak ada usaha yang mudah. Modal ini sangat penting. Meski modal uang kamu banyak jika tidak punya modal mental usaha maka sulit berhasil.

Jika sudah memiliki mental usaha, baru kemudian siapkanlah modal dalam bentuk uang! Untuk budidaya ini, saya perkirakan kamu cukup membutuhkan modal sekitar 3 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli benih, menyiapkan kolam, dan persediaan pakan atau umpan ikan bawal.

2. Menyiapkan Kolam

Kolam Budidaya Ikan Bawal

Sama dengan budidaya ikan lain, bawal juga memerlukan kolam sebagai tempat hidup. Kolam ikan bawal biasanya berupa kolam tanah agar mirip dengan habitat aslinya. Kolam tanah yang dibuat ukurannya sekitar 100 meter persegi.

Sebelumnya, kolam ini dikeringkan terlebih dahulu dan diberi kapur tohor sekitar 25 kg. Pemberian kapur tohor ini bertujuan untuk membersihkan kolam dari hama dan jamur yang mengendap di celah-celah tanah.

Tahapan selanjutnya adalah pengeringan kolam dahulu dan mengisi air sedikit demi sedikit. Mengisi air dalam kolam ini dilakukan secara bertahap selama 3 hari mulai dari kedalaman sekitar setengah meter hingga 1,2 meter.

Pemupukan sebelum pengisian dapat diisi dengan air boleh dilakukan dan tidak. Biasanya pemupukan dilakukan untuk menambah makanan untuk ikan itu sendiri. Namun, ikan bawal kebanyakan tidak memakan tumbuhan.

3. Memilih Benih

Memilih Benih/Bibit Ikan Bawal

Kolam sudah siap? Selanjutnya adalah memilih dan membeli benih. Dewasa ini benih ikan bawal banyak tersedia jika kamu ingin usaha budidaya. Bahkan, ada benih yang dijual secara online. Benih biasanya dijual berupa ikan-ikan kecil atau bibit dalam jumlah tertentu. Misalnya, 1.000 ekor.

Namun, kamu harus cermat dalam memilih benih/bibit. Benih yang bagus akan menghasilkan ikan bagus dan sehat. Begitu pula sebaliknya. Ciri-ciri benih atau bibit ikan bawal yang berkualitas adalah:

  • Ukurannya sudah cukup antara 5 sampai 8cm
  • Tidak cacat fisik
  • Warna benih yang dibeli serupa
  • Benih aktif dalam bergerak

4. Menyiapkan Indukan

Di awal budidaya, memang harus membeli benih ikan. Setelah panen dan memulai lagi dengan yang baru, sebaiknya kamu sudah mempunyai indukan sendiri. Ini akan menghemat dana membeli benih ikan. Apalagi benih ini juga dapat dijual kepada peternak ikan lain.

Indukan ini terdiri dari jantan dan betina. Indukan inilah yang pada putaran ketiga budidaya diharapkan menghasilkan benih yang berkualitas. Untuk menghasilkan benih berkualitas, tersebut kamu harus memilih bawal betina dan jantan dengan kriteria berikut.

  • Ikan Bawal Jantan, cirinya berusia sekitar 3 tahun, tubuh langsing dengan berat minimal 2 kg, warna kulitnya tampak kemerahan, dan jika diraba bagian perutnya akan terasa berisi dan lebih kasar.
  • Ikan Bawal Betina, cirinya berumur sekitar 4 tahun, tubuhnya lebih lebar dan pendek dibandingkan jantan, berat minimalnya 2 kg, warna kulitnya tampak lebih gelap, dan bagian perutnya jika diraba akan terasa lunak.

Sudah siap memulai uasaha baru? Yuk, budidaya ikan bawal! Caranya mudah! Hasilnya untung besar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *